TVRINews, Manokwari
Menjelang pelaksanaan Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XIV Tahun 2026 di Kabupaten Manokwari, Pemuda Sanggeng Raya menyatakan komitmen menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) melalui Deklarasi Damai Anti Anarkis, Jumat, 12 Juni 2026.
Deklarasi yang melibatkan pemuda, tokoh masyarakat, dan warga setempat ini menjadi bentuk dukungan terhadap penyelenggaraan Pesparawi Nasional yang akan menghadirkan peserta dari berbagai daerah di Indonesia.
Dalam pernyataan tersebut, para pemuda menegaskan komitmen menjaga persatuan, menolak segala bentuk tindakan anarkis, serta tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban.
Kegiatan yang berlangsung di kawasan perempatan Traffic Light Sanggeng itu turut disaksikan Sekretaris Daerah Papua Barat, Ali Baham Temongmere, yang juga menjabat Ketua Umum Pesparawi Nasional XIV.
Perwakilan Pemuda Sanggeng Raya menyampaikan Pesparawi merupakan agenda nasional yang menjadi kebanggaan masyarakat Papua Barat. Karena itu, generasi muda memiliki tanggung jawab menjaga suasana aman, nyaman, dan kondusif bagi peserta maupun tamu yang datang ke Manokwari.
Koordinator aksi, Thomas Sanadi, menegaskan deklarasi tersebut menjadi bentuk kesiapan pemuda dalam menjaga keamanan wilayah selama pelaksanaan kegiatan.
“Pemuda Sanggeng Raya siap menjaga kamtibmas dan mengajak seluruh masyarakat, termasuk para penggemar sepak bola, untuk tidak melakukan konvoi yang dapat mengganggu ketertiban umum,” tegas Thomas Sanadi.
Melalui deklarasi ini, Pemuda Sanggeng Raya berharap semangat persaudaraan, toleransi, dan kebersamaan tetap terjaga sehingga Pesparawi Nasional XIV Tahun 2026 dapat berlangsung aman, lancar, dan sukses.
Sekretaris Daerah Papua Barat, Ali Baham Temongmere, mengapresiasi dukungan tersebut.
“Ini merupakan sebuah komitmen dan dukungan nyata dari pemuda serta masyarakat kepada pemerintah daerah dalam menyukseskan agenda nasional di Papua Barat,” ujar Ali Baham Temongmere.
Ia berharap komitmen yang lahir dari kesadaran masyarakat dapat memperkuat suasana kondusif di ibu kota Papua Barat.
Usai deklarasi, Pemuda Sanggeng Raya bersama Ketua Umum Pesparawi Nasional XIV melakukan long march sebagai simbol kesiapan mendukung penyelenggaraan Pesparawi Nasional 2026 di Manokwari.










