TVRINews, Manokwari, Papua Barat
Panglima Kodam XVIII/Kasuari, Christian Kurnianto Tehuteru, menghadiri kegiatan nonton bareng (nobar) Piala Dunia bersama masyarakat di Kampung Piala Dunia Fanimo, Fanindi Pantai, Kabupaten Manokwari. Kehadirannya disambut antusias oleh ratusan warga dan pecinta sepak bola yang memadati lokasi kegiatan.
Suasana semakin meriah ketika sejumlah pendukung Tim Nasional Spanyol menyerahkan jersey La Furia Roja kepada Pangdam sebagai bentuk penghormatan sekaligus simbol dukungan terhadap tim yang mereka jagokan di ajang sepak bola dunia tersebut.
Kegiatan itu turut dihadiri Kepala TVRI Papua Barat, Lenny Sinay, bersama jajaran TVRI Papua Barat dan sejumlah pejabat di lingkungan Kodam XVIII/Kasuari.
Dalam kesempatan tersebut, Mayjen TNI Christian Kurnianto Tehuteru mengapresiasi kreativitas dan semangat masyarakat Kampung Fanimo yang dinilainya mampu menghadirkan kegiatan yang tidak hanya menghibur, tetapi juga berdampak positif bagi promosi daerah.
“Saya mengapresiasi inisiatif dan semangat masyarakat Kampung Fanimo yang terus mempromosikan daerah melalui berbagai kegiatan positif dan kreatif,” ujar Pangdam.
Menurutnya, kegiatan nonton bareng Piala Dunia dapat menjadi sarana mempererat hubungan sosial antarwarga sekaligus memperkenalkan potensi daerah kepada masyarakat yang lebih luas.
“Nonton bareng Piala Dunia bukan hanya menjadi ajang hiburan, namun juga dapat menjadi sarana promosi daerah kepada masyarakat luas,” katanya.
Pangdam menilai kekompakan dan kebersamaan yang ditunjukkan masyarakat Fanimo menjadi modal penting dalam mendukung pembangunan dan kemajuan kampung tersebut di masa mendatang.
“Kebersamaan, kekompakan, dan semangat gotong royong yang dimiliki masyarakat merupakan modal besar dalam memajukan Kampung Fanimo,” ungkapnya.
Ia berharap momentum perhelatan sepak bola dunia dapat dimanfaatkan untuk memperkuat persatuan masyarakat sekaligus mendorong pengembangan berbagai potensi yang dimiliki Kampung Fanimo maupun Kabupaten Manokwari secara keseluruhan.
Kegiatan nobar berlangsung dalam suasana penuh keakraban hingga pertandingan berakhir. Selain menjadi wadah bagi masyarakat untuk menikmati pertandingan sepak bola dunia bersama-sama, acara tersebut juga menunjukkan bagaimana olahraga dapat menjadi sarana mempererat hubungan sosial dan membangun semangat kebersamaan di tengah masyarakat.










