TVRINews, Manokwari
Musim kemarau berkepanjangan mulai berdampak pada ketersediaan air bersih di sejumlah wilayah Manokwari. Kondisi ini turut dirasakan mahasiswa yang tinggal di Asrama Mahasiswa Fakfak.
Merespons kondisi tersebut, Kodim 1801/Manokwari menyalurkan bantuan air bersih ke Asrama Mahasiswa Fakfak. Bantuan diberikan untuk memenuhi kebutuhan dasar mahasiswa selama pasokan air masih terbatas.
Penyaluran air bersih diharapkan dapat membantu mahasiswa memenuhi kebutuhan sehari-hari, termasuk untuk keperluan mandi, mencuci, dan menjaga kebersihan lingkungan asrama.
Perwakilan Mahasiswa Fakfak, Merlin Iba dan Esten Phiwi, mengapresiasi kepedulian Kodim 1801/Manokwari yang turut membantu memenuhi kebutuhan air bersih mahasiswa. Menurut mereka, bantuan tersebut sangat berarti di tengah kondisi kemarau yang membuat akses terhadap air bersih semakin terbatas.
“Kami berterima kasih atas bantuan air bersih dari Kodim 1801/Manokwari. Bantuan ini sangat membantu mahasiswa, terutama untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari selama musim kemarau,” ujar Merlin, dikutip Rabu, 9 September 2026.
Mahasiswa berharap penyaluran air bersih juga dapat menyasar asrama mahasiswa lainnya yang mengalami kondisi serupa. Bantuan tersebut menjadi salah satu bentuk kepedulian TNI terhadap masyarakat, termasuk mahasiswa yang ikut terdampak kondisi kekeringan.
Kodim 1801/Manokwari diketahui telah melaksanakan distribusi air bersih sejak Agustus 2026. Penyaluran dilakukan secara bertahap dengan menyasar masyarakat serta sejumlah asrama mahasiswa di wilayah Manokwari.
Program tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan air bersih sekaligus meringankan dampak kemarau yang masih berlangsung.
Selain bantuan jangka pendek, kondisi ini juga menjadi pengingat pentingnya kesiapsiagaan menghadapi potensi kekeringan, terutama dalam memastikan ketersediaan air untuk kebutuhan dasar masyarakat.










