TVRINews, Manokwari
Menjelang Hari Raya Iduladha 2026, aktivitas jual beli sapi kurban di Kabupaten Manokwari mulai meningkat. Dinas Peternakan, Kesehatan Hewan dan Perikanan Kabupaten Manokwari memastikan harga sapi kurban mengikuti mekanisme pasar antara peternak dan pembeli, sementara pengawasan kesehatan hewan juga mulai diperketat.
Kepala Dinas Peternakan, Kesehatan Hewan dan Perikanan Kabupaten Manokwari, Nixon Karubaba, mengatakan pihaknya tidak ikut menentukan harga jual sapi di pasaran. Menurutnya, harga sapi ditentukan berdasarkan kondisi pasar dan biaya produksi yang dikeluarkan peternak selama pemeliharaan.

(Foto: Kepala Dinas Peternakan, Kesehatan Hewan dan Perikanan Kabupaten Manokwari, Nixon Karubaba)
"Penentuan harga sapi kurban sepenuhnya mengikuti kondisi pasar antara peternak dan pembeli, berdasarkan faktor produksi yang dikeluarkan untuk seekor sapi," ujar Nixon Karubaba, Rabu, 13 Mei 2026.
Ia menjelaskan, harga sapi jantan ukuran kecil di Manokwari pada tahun 2026 berada di kisaran Rp11 juta, sedangkan sapi ukuran besar mencapai sekitar Rp16 juta.
Selain memantau harga, Dinas Peternakan juga mulai memperketat pengawasan kesehatan hewan kurban menjelang Iduladha yang diperkirakan berlangsung pada akhir Mei 2026. Pengawasan dilakukan mulai dari lokasi penjualan hingga titik pemotongan hewan kurban.
Kemudian, Nixon mengatakan pihaknya telah melakukan berbagai persiapan guna memastikan pelaksanaan kurban berjalan aman dan sehat.
"Kami berharap masyarakat dapat bekerja sama dengan melibatkan dinas terkait informasi titik pemotongan hewan kurban agar pengawasan kesehatan hewan dapat dilakukan secara maksimal," ucapnya.
Dinas Peternakan juga mengimbau masyarakat yang akan berkurban untuk melibatkan petugas kesehatan hewan dalam proses pemilihan sapi kurban. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan hewan yang akan dikurbankan dalam kondisi sehat, layak, bersih, dan halal untuk dikonsumsi.
Dalam pelaksanaan pengawasan dan edukasi pemotongan hewan kurban, dinas bekerja sama dengan Panitia Hari Besar Islam (PHBI) serta sejumlah masjid di wilayah Manokwari dan Warmare. Kerja sama itu dilakukan agar pelaksanaan kurban berjalan lancar dan memberikan rasa aman bagi masyarakat penerima daging kurban.
Dengan meningkatnya kebutuhan hewan kurban menjelang Iduladha, masyarakat diimbau lebih teliti dalam memilih hewan kurban dan memastikan hewan telah melalui pemeriksaan kesehatan oleh petugas terkait.










