TVRINews, Manokwari, Papua Barat
Sebanyak 11 gazebo literasi telah dibangun di berbagai kampung di Kabupaten Manokwari hingga 2026. Fasilitas tersebut menjadi ruang belajar dan pusat membaca untuk anak-anak serta masyarakat guna meningkatkan minat baca dan budaya literasi di daerah.
Program gazebo literasi ini menjadi salah satu langkah Pemerintah Kabupaten Manokwari dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia melalui penguatan budaya membaca, terutama di wilayah kampung yang masih membutuhkan akses bahan bacaan dan sarana belajar.
Setiap gazebo literasi dilengkapi koleksi buku bacaan, rak buku, meja belajar, serta fasilitas pendukung lain. Selain sebagai tempat membaca, gazebo tersebut digunakan untuk belajar kelompok, pendampingan anak, hingga kegiatan kreatif generasi muda.
Bunda Literasi Kabupaten Manokwari, Ny. Febelina Indou, menyampaikan pembangunan gazebo literasi menjadi bagian dari gerakan membangun ekosistem literasi dari wilayah kampung.
“Program ini merupakan bagian dari gerakan membangun ekosistem literasi yang dimulai dari daerah pinggiran. Peningkatan literasi menjadi fondasi penting dalam menciptakan generasi yang cerdas dan berdaya saing,” ujar Febelina Indou, Jumat, 22 Mei 2026.
Ia juga menegaskan komitmen untuk terus bekerja sama dengan pemerintah daerah dalam memperluas jangkauan program literasi agar manfaatnya dirasakan lebih luas oleh masyarakat di Kabupaten Manokwari.
“Karena itu, Bunda Literasi terus berkolaborasi dengan pemerintah daerah untuk mengembangkan program ini agar dapat menjangkau lebih banyak wilayah,” katanya.
Pemerintah daerah berharap keberadaan gazebo literasi dapat membentuk kebiasaan membaca sejak dini dan menjadi ruang positif bagi anak-anak untuk mengisi waktu dengan kegiatan bermanfaat. Program ini direncanakan terus dikembangkan guna mendukung peningkatan kualitas pendidikan dan sumber daya manusia di Papua Barat.
Hadirnya gazebo literasi di berbagai kampung diharapkan mampu meningkatkan semangat belajar masyarakat, terutama anak-anak, sebagai bagian dari upaya membangun generasi unggul di Papua Barat.










