TVRINews, Kaimana
Wakil Bupati Kaimana Isak Waryensi membuka Pelatihan Peningkatan Kapasitas Masyarakat Kampung Wainaga, Papua Barat melalui pelatihan menganyam noken dan membuat panah tradisional. Kegiatan yang didukung Program Samisaka tersebut bertujuan meningkatkan keterampilan masyarakat sekaligus melestarikan warisan budaya lokal.
Pelatihan menghadirkan materi penguatan kapasitas masyarakat yang dipadukan dengan praktik langsung menganyam noken dan membuat panah tradisional. Selain membekali peserta dengan keterampilan baru, kegiatan ini juga menjadi upaya menjaga pengetahuan dan kerajinan tradisional yang telah diwariskan secara turun-temurun.

Dalam sambutannya, Isak Waryensi menegaskan bahwa budaya dan adat istiadat merupakan bagian dari jati diri masyarakat Papua, khususnya Kabupaten Kaimana. Menurutnya, perkembangan zaman tidak boleh menjadi alasan untuk meninggalkan warisan budaya yang telah dijaga oleh para leluhur.
"Program Samisaka merupakan salah satu program prioritas Pemerintah Kabupaten Kaimana yang dirancang untuk memberikan manfaat langsung kepada masyarakat kampung. Karena itu, anggaran program tersebut diharapkan dapat diarahkan pada kegiatan yang memberikan dampak jangka panjang, termasuk melalui peningkatan kapasitas dan keterampilan masyarakat," kata Isak, dikutip Selasa, 15 September 2026.
Menurut Isak, pelatihan menganyam noken dan membuat panah tradisional bukan sekadar mengajarkan keterampilan, tetapi juga menjadi investasi dalam menjaga kelestarian budaya agar tetap hidup dan dapat diwariskan kepada generasi berikutnya.
Ia berharap seluruh peserta dapat mengikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh sehingga keterampilan yang diperoleh tidak berhenti pada kegiatan tersebut, melainkan dapat dikembangkan menjadi potensi yang bermanfaat bagi masyarakat dan kampung.










