TVRINews, Manokwari
Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Manokwari bersama Dispenda dan Samsat Manokwari menggelar operasi pemeriksaan pajak kendaraan selama tiga hari, mulai 11 hingga 13 Mei 2026. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat dalam membayar pajak kendaraan sekaligus mendukung ketertiban administrasi lalu lintas di wilayah Manokwari.
Kasat Lantas Polresta Manokwari, Iptu Nurfah, mengatakan masih banyak kendaraan di wilayah tersebut yang belum melunasi kewajiban pajaknya. Berdasarkan data, sekitar 40 ribu kendaraan roda dua maupun roda empat tercatat masih menunggak pajak kendaraan bermotor.
Dalam pelaksanaan operasi, petugas memberikan teguran kepada pengendara yang belum membayar pajak, sekaligus mengarahkan mereka untuk melakukan pembayaran di layanan Samsat yang telah disediakan di lokasi kegiatan.
“Pada hari pertama hingga hari kedua kegiatan ini dipimpin oleh Kanit Gakkum Satlantas Polresta Manokwari, Iptu Albertus Laku. Dari hasil pemeriksaan, petugas menjaring sembilan unit kendaraan roda empat dan 40 unit kendaraan roda dua yang belum membayar pajak,” ujar Iptu Nurfah.
Selain pemeriksaan pajak kendaraan, Satlantas Polresta Manokwari juga mengimbau masyarakat yang masih menggunakan pelat nomor luar daerah agar segera melakukan balik nama kendaraan ke wilayah Manokwari.
Menurutnya, banyak kendaraan yang telah lama beroperasi di Manokwari namun masih membayar pajak di daerah asal, sehingga tidak memberikan kontribusi langsung terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
“Kami berharap masyarakat yang sudah lama berdomisili dan menggunakan kendaraan di Manokwari dapat segera mengurus balik nama, agar pajak yang dibayarkan dapat kembali mendukung pembangunan daerah,” kata Iptu Nurfah.
Ia menambahkan, jumlah kendaraan berpelat luar yang telah melakukan balik nama masih relatif sedikit. Karena itu, pihaknya bersama instansi terkait akan memperkuat sinergi dalam upaya penertiban dan sosialisasi kepada masyarakat.
Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran masyarakat dalam membayar pajak kendaraan tepat waktu semakin meningkat, sekaligus mendorong optimalisasi pendapatan daerah untuk pembangunan Manokwari.










