TVRINews, Manokwari
Pemerintah Kabupaten Manokwari menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) dan Musrenbang Otonomi Khusus (Otsus) Tahun 2027, Rabu (6/5/2026).
Forum tahunan tersebut menjadi langkah strategis dalam menentukan arah pembangunan daerah guna mewujudkan Manokwari yang maju dan berdaya saing.
Kegiatan ini dihadiri jajaran pimpinan daerah, di antaranya Bupati dan Wakil Bupati Manokwari, Ketua BPKOKP Papua Barat, Kepala Bappeda Papua Barat, Ketua DPRK Manokwari, unsur Forkopimda, serta tokoh masyarakat.
Tema pembangunan tahun 2027 difokuskan pada penguatan infrastruktur dan konektivitas wilayah. Pemerintah daerah menyiapkan sejumlah program prioritas, mulai dari penataan kawasan permukiman, pembangunan infrastruktur perkotaan, hingga peningkatan konektivitas antarwilayah.
Selain pembangunan fisik, pemerintah juga memberikan perhatian pada sektor pendidikan, kesehatan, dan ketahanan pangan, termasuk program cetak sawah baru.
Wakil Bupati Manokwari, H. Mugiyono, saat membacakan sambutan tertulis Bupati Manokwari, menegaskan pentingnya perencanaan yang matang agar target pembangunan dapat tercapai secara optimal.
“Perencanaan yang baik menjadi kunci agar program pembangunan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya dikutip, Kamis, 7 Mei 2026.
Namun demikian, Pemerintah Kabupaten Manokwari dihadapkan pada tantangan keterbatasan anggaran. Kondisi fiskal daerah dinilai belum stabil akibat menurunnya dana transfer dari pemerintah pusat, sementara Pendapatan Asli Daerah (PAD) masih terbatas.
Menyikapi hal tersebut, pemerintah daerah meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) bekerja lebih efektif dan melakukan efisiensi anggaran secara ketat.
Setiap OPD juga diminta mengutamakan program yang berdampak langsung bagi masyarakat serta memastikan seluruh kegiatan disusun secara transparan, akuntabel, dan berbasis kebutuhan riil masyarakat dari tingkat kampung hingga kabupaten.










