TVRINews, Manokwari
Kejuaraan bola basket Rektor Universitas Papua (UNIPA) Cup II Tahun 2026 menjadi salah satu ajang olahraga yang diharapkan dapat mendorong pengembangan bakat dan potensi atlet bola basket, khususnya di kalangan generasi muda.
Hal tersebut menjadi pembahasan dalam pertemuan yang berlangsung di Aula Universitas Papua, Manokwari, Papua Barat, Senin, 19 Oktober 2026.
Dalam pertemuan tersebut, sejumlah pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan kejuaraan hadir untuk membahas pelaksanaan kompetisi bola basket Rektor UNIPA Cup II 2026.
Kejuaraan ini diharapkan menjadi wadah bagi para peserta untuk mengembangkan kemampuan, menambah pengalaman bertanding, sekaligus memperkuat semangat sportivitas melalui olahraga bola basket.
Dalam kesempatan tersebut, Rino Rumbrawer menyoroti persoalan surat keputusan (SK) kepengurusan yang telah berakhir dan dampaknya terhadap atlet, pelatih, serta wasit dalam mengikuti berbagai ajang olahraga.
“Terkait dengan SK kepengurusan yang sudah berakhir, sehingga belum tercover. Kemugkinan besar dampaknya pada atlit, pelatih dan wasit di ajang dan tidak punya peluang untuk mewakili Papua Barat pada setiap event, salah satunya Pra PON dan event-event besar lainnya.” Ujar Rino Rumbrawer.
Selain menjadi ajang kompetisi, penyelenggaraan Rektor UNIPA Cup II 2026 diharapkan dapat memberikan kontribusi positif terhadap perkembangan olahraga bola basket di Papua Barat.
Melalui kegiatan tersebut, Universitas Papua diharapkan terus berperan dalam mendukung pembinaan olahraga serta membuka ruang bagi generasi muda untuk menunjukkan potensi dan prestasi di bidang olahraga.
Kejuaraan Rektor UNIPA Cup II 2026 juga menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan, menjunjung tinggi nilai sportivitas, serta meningkatkan minat generasi muda terhadap olahraga bola basket.










