TVRINews, Sorong
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI mengalokasikan anggaran sebesar Rp27 miliar untuk pembangunan Laboratorium Kesehatan Masyarakat (Labkesmas) di Kota Sorong pada tahun 2026. Fasilitas tersebut akan dibangun di kawasan eks RSUD Kabupaten Sorong, Jalan Kesehatan, Kampung Baru, Kota Sorong.
Rencana pembangunan Labkesmas tersebut ditinjau langsung oleh Wali Kota Sorong, Septinus Lobat, bersama Ketua Umum Himpunan Ahli Kesehatan Lingkungan Indonesia (HAKLI), Prof. Arif Sumantri.
Labkesmas akan dibangun di atas lahan seluas sekitar 30 hektare dan didanai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Kementerian Kesehatan. Kehadiran fasilitas ini diharapkan dapat memperkuat layanan pemeriksaan kesehatan masyarakat, termasuk pengujian sampel makanan, air minum, serta deteksi berbagai penyakit.
Wali Kota Sorong, Septinus Lobat, mengatakan pembangunan Labkesmas tersebut merupakan yang pertama di Provinsi Papua Barat Daya dan menjadi kebutuhan penting untuk mempercepat layanan laboratorium di daerah.
Menurutnya, selama ini sejumlah sampel pemeriksaan, seperti makanan dan air minum, masih harus dikirim ke Makassar sehingga membutuhkan waktu yang cukup lama.

“Selama ini sampel harus dikirim ke Makassar untuk diuji, sehingga prosesnya memakan waktu. Dengan adanya Labkesmas ini, pelayanan akan jauh lebih cepat dan efisien,” ujar Septinus.
Ia menambahkan, keberadaan Labkesmas juga akan memperkuat sistem pengawasan kesehatan lingkungan serta keamanan pangan di Kota Sorong dan wilayah sekitarnya.
Pembangunan fasilitas tersebut merupakan tindak lanjut dari usulan Pemerintah Kota Sorong kepada Kementerian Kesehatan yang telah disetujui untuk direalisasikan pada tahun 2026.
Septinus juga menjelaskan bahwa lokasi pembangunan berada di lahan eks RSUD Kabupaten Sorong yang kini telah menjadi aset Pemerintah Kota Sorong, termasuk bangunan dan lahannya.
Dengan adanya Labkesmas ini, pemerintah daerah berharap kualitas layanan kesehatan masyarakat di Papua Barat Daya dapat meningkat, khususnya dalam hal pemeriksaan laboratorium yang lebih cepat, akurat, dan terjangkau.










