TVRINews, Manokwari
PT PLN (Persero) menyiapkan hampir 2.000 sambungan listrik baru bagi masyarakat di Papua Barat sepanjang 2026. Program ini merupakan bagian dari Bantuan Pasang Baru Listrik yang dilaksanakan melalui kolaborasi PLN dengan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral.
Program tersebut menyasar masyarakat yang hingga kini belum memiliki sambungan listrik secara mandiri. Sebelum pemasangan dilakukan, calon penerima bantuan terlebih dahulu melalui pendataan dan verifikasi untuk memastikan bantuan diberikan kepada warga yang membutuhkan.
Manajer PLN UP3 Manokwari, Arvy Tryudha, mengatakan kuota sambungan listrik baru akan disalurkan ke sejumlah kabupaten, di antaranya Manokwari, Manokwari Selatan, Pegunungan Arfak, Teluk Wondama, dan Teluk Bintuni.
“Program ini kami arahkan kepada masyarakat yang memang belum memiliki sambungan listrik mandiri. Karena itu, proses pendataan dan verifikasi menjadi penting agar bantuan yang diberikan tepat sasaran,” ujar Arvy, Kamis, 3 September 2026.
Menurut Arvy, pemerintah daerah memiliki peran penting dalam mendukung pelaksanaan program, terutama dalam menyediakan data masyarakat yang belum mendapatkan akses listrik.
“Kolaborasi dengan pemerintah daerah sangat kami perlukan, khususnya dalam penyediaan data. Dengan data yang akurat, kami dapat menentukan masyarakat yang benar-benar membutuhkan bantuan dan mempercepat proses penyambungan,” katanya.
Selain melalui program bantuan pemerintah, PLN UP3 Manokwari juga memperluas akses listrik melalui program sosial Light Up The Dream.
Program tersebut dilaksanakan dalam rangka memperingati HUT ke-27 Serikat Pekerja PLN dengan memberikan sambungan listrik gratis kepada tiga keluarga di Kampung Worundu, Distrik Manokwari Utara, Rabu, 2 September 2026.
Ketiga rumah tersebut sebelumnya belum memiliki sambungan listrik mandiri dan selama ini memanfaatkan aliran listrik dari rumah tetangga.
Arvy menjelaskan, Light Up The Dream merupakan bentuk kepedulian pegawai PLN kepada masyarakat. Melalui program ini, pegawai secara sukarela menyisihkan sebagian penghasilan untuk membantu keluarga yang belum memiliki akses listrik.
“Ini merupakan bentuk kepedulian dari pegawai PLN. Kami secara sukarela menyisihkan sebagian penghasilan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan, khususnya mereka yang belum memiliki listrik secara mandiri,” ujar Arvy.
Sementara itu, Kepala Suku Kampung Worundu, Aser Kasih, menyampaikan apresiasi atas bantuan sambungan listrik yang diberikan PLN kepada warganya.
Menurut Aser, keberadaan listrik mandiri akan memudahkan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari dan mendukung aktivitas warga.
“Kami sangat berterima kasih kepada PLN karena warga kami sekarang bisa mendapatkan listrik sendiri. Kami berharap bantuan seperti ini dapat terus berlanjut dan semakin banyak warga yang mendapatkan listrik,” kata Aser.
PLN berharap perluasan akses listrik melalui program pemerintah dan inisiatif sosial pegawai dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.
Selain meningkatkan kualitas kehidupan, akses listrik diharapkan dapat mendukung aktivitas ekonomi dan membuka peluang usaha baru bagi masyarakat di berbagai wilayah Papua Barat.










